
JEDA SEBELUM PERCAYA: Kenali Modusnya, Lindungi Datanya, Amankan Transaksinya!
#WaspadaDigital | Edukasi Keamanan Informasi BPRS Dinar Ashri
Kemudahan layanan perbankan digital telah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Berbagai aktivitas keuangan kini dapat dilakukan dengan lebih praktis melalui perangkat elektronik. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko kejahatan digital yang perlu diwaspadai oleh setiap pengguna layanan perbankan.
Salah satu ancaman yang sering terjadi adalah penipuan dengan mengatasnamakan lembaga keuangan. Pelaku dapat menggunakan berbagai cara untuk memperoleh informasi pribadi maupun data rahasia perbankan, mulai dari mengirimkan pesan palsu, menawarkan hadiah, hingga membuat tautan yang menyerupai website resmi bank.
Tidak jarang, pelaku memanfaatkan kepanikan dan kepercayaan calon korban agar mengikuti instruksi tanpa melakukan pemeriksaan terlebih dahulu.
Oleh karena itu, Bank Dinar mengajak seluruh Sahabat Dinar untuk membiasakan diri melakukan JEDA sebelum mempercayai setiap informasi yang diterima.
Kenali Modus Penipuan Digital
Kejahatan digital terus berkembang dengan berbagai bentuk dan pendekatan. Beberapa modus yang perlu diwaspadai antara lain:
Terapkan Prinsip JEDA untuk Melindungi Diri
Sebagai bagian dari edukasi keamanan informasi, Bank Dinar memperkenalkan prinsip JEDA, yaitu empat kebiasaan sederhana yang dapat membantu Sahabat Dinar terhindar dari berbagai modus penipuan digital.
J — Jangan Langsung Bereaksi
Jangan terburu-buru menanggapi pesan yang meminta tindakan mendesak, terutama jika disertai ancaman pemblokiran rekening atau penawaran hadiah yang tidak wajar.
E — Evaluasi Informasi
Periksa identitas pengirim, alamat website, isi pesan, serta tujuan permintaan informasi. Waspadai setiap komunikasi yang meminta data pribadi maupun informasi rahasia perbankan.
D — Dapatkan Kepastian
Jika menerima informasi yang meragukan, lakukan konfirmasi melalui kantor atau kanal komunikasi resmi Bank Dinar. Jangan hanya mengandalkan nomor kontak atau tautan yang tercantum dalam pesan mencurigakan.
A — Amankan Informasi
Jaga kerahasiaan PIN, password, OTP, kode verifikasi, dan informasi autentikasi lainnya. Gunakan kata sandi yang kuat, lakukan pembaruan keamanan perangkat, serta manfaatkan fitur keamanan yang tersedia.
Ingat! Bank Dinar tidak pernah meminta PIN, OTP, password, atau kode aktivasi melalui telepon, SMS, WhatsApp, email, maupun tautan yang dikirimkan kepada nasabah.
Apa yang Harus Dilakukan Jika Menemukan Indikasi Penipuan?
Apabila Sahabat Dinar menerima pesan atau menemukan aktivitas yang mencurigakan, segera lakukan langkah pencegahan berikut:
Bersama Bank Dinar, Wujudkan Transaksi Digital yang Lebih Aman
Keamanan informasi merupakan bagian penting dalam menjaga kepercayaan nasabah. Bank Dinar berkomitmen untuk terus meningkatkan kesadaran keamanan informasi melalui edukasi dan penerapan langkah-langkah perlindungan sesuai dengan kebutuhan layanan perbankan.
Namun, keamanan digital tidak hanya bergantung pada sistem yang digunakan. Kewaspadaan dan kepedulian setiap nasabah juga memiliki peran penting dalam mencegah penyalahgunaan informasi.
Mari bersama-sama membangun budaya digital yang aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Karena satu langkah sederhana untuk berhenti dan memeriksa dapat membantu mencegah risiko kerugian yang lebih besar.
Butuh Informasi atau Menemukan Aktivitas Mencurigakan?
Segera hubungi kanal resmi Bank Dinar:
Telepon: (0370) 626777
WhatsApp: 0817-7022-8989
Email: info@bprsdinarashri.co.id
Website: www.bprsdinarashri.co.id
Media Sosial: @bankdinar
Kantor Pusat: Jl. Sriwijaya No. 394 Blok X-XI, Mataram, Nusa Tenggara Barat.
JEDA SEBELUM PERCAYA!
Kenali Modusnya. Lindungi Datanya. Amankan Transaksinya.
#WaspadaDigital #JedaSebelumPercaya #BankDinar #SahabatDinar #KeamananInformasi #LindungiDataPribadi
© 2026 BPRS Dinar Ashri. All right reserved.