Kota Bima, Bimakini.- Bank Pembiayaan Rakyat terbesar di Nusa Tenggara Barat bernama BPR Syariah Dinar Ashri atau yang lebih dikenal dengan Bank Dinar, kini hadir di Kota Bima dengan wilayah jangkauan tiga daerah sekaligus di Pulau Sumbawa, yakni mulai dari Kabupaten Dompu, Kabupaten Bima, dan Kota Bima.
Bank yang memilih lokasi strategis, yakni di Jalan Soekarno-Hatta Nomor 26, kompleks pertokoan Sultan Graha, atau tepat di sebelah timur kediaman mantan Wali Kota Bima, Quraish Abidin, tersebut, menggelar soft opening Minggu (5/5) kemarin atau tepat satu sebelum memasuki bulan suci Ramadan.
Bank yang tercatat mampu meraih peringkat tiga nasional tersebut sengaja menggelar soft opening pada Minggu lalu, karena bertepatan sehari sebelum puasa yang dirangkai dengan acara sosialisasi serta acara sosial bertajuk" Berkah Ramadhan Bersama Bank Dinar"
Dalam acara tersebut, bank yang memiliki aset lebih dari setengah triliun tersebut juga memberikan santunan kepada 50 anak yatim serta sedekah Ramadan yang dibagikan kepada kaum duafa warga sekitar Kelurahan Paruga dan panti asuhan serta santri dari sejumlah pondok pesantren di Kota Bima.
Menurut Direktur Utama BPR Syariah Dinar Ashri, Mustaen, pihaknya hadir di Bima karena melihat berbagai potensi yang dimiliki Bima dan sekitarnya.
Bank Dinar merupakan bank lokal milik putra asli NTB yang memang didedikasikan untuk membantu perekonomian NTB. Kini kami sudah memiliki 11 jaringan kantor yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa.
Sejumlah terobosan menarik yang ditawarkan dan tentunya berbeda dari bank dan BPR lainnya dipaparkan Dirut, mulai dari pembiayaan untuk PNS, untuk pegawai non-PNS, untuk guru dan dosen penerima tunjangan sertifikasi, untuk PNS penerima Tunjangan Kinerja, modal kerja usaha mikro, kecil dan menengah, home industri, galian c, peternakan ayam, perdagangan hasil bumi, pembiayaan multijasa yang dapat digunakan untuk pendidikan, kesehatan, pernikahan, umrah dan haji.
"Kami mengetahui masyarakat Bima sangat bersemangat menyekolahkan anaknya dan menunaikan ibadah haji dan umrah; pembiayaan Multijasa inilah solusi," tukasnya.
© 2026 BPRS Dinar Ashri. All right reserved.